Persib Targetkan Tutup Laga di Pengujung 2025 dengan Tiga Angka
Persib Bandung menatap laga penutup tahun 2025 dengan tekad kuat untuk mengamankan kemenangan. Maung Bandung akan menjamu PSM Makassar dalam laga tunda pekan ke-8 BRI Super League musim 2025–2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Pertandingan ini bukan sekadar laga biasa, melainkan momen penting untuk menutup tahun dengan hasil positif sekaligus menjaga posisi Persib di papan atas klasemen.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persib ingin menjadikan GBLA sebagai benteng yang sulit ditembus. Dukungan Bobotoh diprediksi akan memadati stadion dan memberikan tekanan besar kepada tim tamu. Dalam konteks kompetisi yang semakin ketat, setiap poin menjadi sangat berharga, terlebih menjelang pergantian tahun yang kerap memengaruhi ritme dan psikologis tim.
Ambisi Menutup Tahun dengan Momentum Positif
Laga melawan PSM Makassar menjadi pertandingan terakhir Persib di kalender tahun 2025. Setelah duel ini, Persib masih harus menghadapi laga tandang ke kandang Persik Kediri pada awal Januari 2026. Oleh karena itu, kemenangan di GBLA dinilai krusial sebagai modal mental dan teknis sebelum memasuki rangkaian pertandingan selanjutnya.
Menutup tahun dengan kemenangan diyakini akan memberikan kepercayaan diri ekstra bagi para pemain. Selain itu, hasil positif juga akan memperkuat posisi Persib dalam persaingan papan atas, sekaligus mengirim pesan kepada para pesaing bahwa Maung Bandung tetap konsisten dan siap bersaing hingga akhir musim.
Federico Barba dan Tekad Lini Belakang Persib
Bek Persib, Federico Barba, menegaskan bahwa seluruh pemain memahami pentingnya pertandingan ini. Menurut pemain asal Italia tersebut, laga melawan PSM tidak akan berjalan mudah, namun Persib siap mengerahkan kemampuan terbaik demi mengamankan tiga poin.
Barba mengungkapkan bahwa tim pelatih telah memberikan analisis detail mengenai permainan PSM Makassar. Para pemain telah mempelajari rekaman pertandingan lawan untuk memahami pola serangan, transisi, serta kekuatan individu yang dimiliki PSM. Persiapan ini diharapkan mampu membantu Persib tampil lebih siap dan terorganisasi.
Sebagai pemain bertahan, Barba menekankan pentingnya konsentrasi sepanjang laga. Menurutnya, kesalahan kecil bisa berakibat fatal, terutama menghadapi tim yang dikenal memiliki serangan cepat dan disiplin dalam memanfaatkan peluang.
Bojan Hodak Waspadai Motivasi Ekstra Lawan
Pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, juga memberikan pandangannya menjelang pertandingan. Ia menilai PSM Makassar merupakan lawan yang selalu tampil maksimal ketika berhadapan dengan Persib. Setiap tim, kata Hodak, cenderung menunjukkan performa lebih dari 100 persen saat menghadapi Maung Bandung.
Hodak menyoroti perubahan yang terjadi di tubuh PSM. Dengan pelatih baru dan beberapa hasil positif di laga sebelumnya, PSM dinilai datang dengan kepercayaan diri yang cukup baik. Mereka juga memiliki sejumlah pemain berkualitas yang mampu membuat perbedaan jika tidak diantisipasi dengan baik.
Meski demikian, Hodak menegaskan bahwa Persib tidak akan terpengaruh oleh status lawan. Fokus utama timnya adalah bermain sesuai rencana, menjaga intensitas, dan memaksimalkan peluang yang tercipta. Ia menyebut laga ini sangat penting dan seluruh skuad menyadari tanggung jawab besar yang mereka emban.
Faktor Kandang dan Dukungan Bobotoh
Bermain di Stadion GBLA memberikan keuntungan tersendiri bagi Persib. Atmosfer stadion yang megah dan dukungan penuh dari Bobotoh sering kali menjadi pembeda dalam laga-laga krusial. Tekanan dari tribun dapat memengaruhi mental lawan, sekaligus meningkatkan motivasi pemain Persib di lapangan.
Persib dikenal cukup solid saat bermain di kandang. Mereka cenderung lebih percaya diri dalam menguasai bola dan membangun serangan. Dukungan suporter juga membuat para pemain berani mengambil inisiatif sejak menit awal, mencoba menekan lawan dan menciptakan peluang lebih cepat.
Namun, faktor kandang juga menuntut Persib untuk tetap tenang dan disiplin. Ekspektasi tinggi dari publik Bandung bisa menjadi tekanan tersendiri jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, pengalaman pemain senior dan kepemimpinan di lapangan menjadi aspek penting dalam menjaga stabilitas permainan.
PSM Makassar Bukan Lawan Mudah
Di sisi lain, PSM Makassar datang ke Bandung dengan ambisi mencuri poin. Meski bermain tandang, mereka tidak ingin hanya bertahan. PSM dikenal sebagai tim yang disiplin dan memiliki organisasi permainan yang cukup rapi. Mereka juga memiliki pemain-pemain yang mampu memanfaatkan celah kecil di pertahanan lawan.
PSM diperkirakan akan bermain lebih pragmatis, menunggu momen yang tepat untuk melakukan serangan balik. Strategi ini kerap menyulitkan Persib jika tidak diimbangi dengan penyelesaian akhir yang efektif. Oleh karena itu, kesabaran dan ketenangan dalam membangun serangan akan sangat menentukan hasil laga.
Laga Krusial dengan Dampak Jangka Panjang
Pertandingan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga soal arah perjalanan Persib di sisa musim. Kemenangan akan menjaga Persib tetap berada di jalur persaingan gelar, sementara hasil kurang maksimal bisa memengaruhi posisi dan kepercayaan diri tim.
Menutup tahun dengan kemenangan juga memiliki nilai simbolis. Hal ini menunjukkan konsistensi dan kematangan tim dalam menghadapi tekanan, sekaligus menjadi fondasi kuat untuk menghadapi tantangan di tahun berikutnya.
Penutup
Dengan persiapan matang, motivasi tinggi, dan dukungan penuh Bobotoh, Persib Bandung optimistis dapat menutup tahun 2025 dengan hasil positif. Laga melawan PSM Makassar dipastikan berjalan ketat dan penuh tensi, namun Maung Bandung bertekad menjadikan GBLA sebagai saksi kemenangan penting di penghujung tahun.
Tiga angka bukan hanya target, tetapi juga kebutuhan bagi Persib untuk menjaga momentum dan ambisi besar mereka di kompetisi musim ini.
Baca Juga : BPBD Bener Meriah Percepat Pemasangan Tenda Pengungsian, Fokus Layani Warga di Desa Terdampak
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : pontianaknews

