PWM Sulsel Matangkan Persiapan Milad Muhammadiyah ke-113 Tingkat Sulsel di Palopo

Nasional

revisednews.com Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan terus memperkuat kesiapan pelaksanaan Milad ke-113 Muhammadiyah tingkat provinsi. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Kota Palopo, sehingga koordinasi antara panitia wilayah dan panitia lokal menjadi fokus utama. Persiapan dilakukan melalui rapat rutin yang melibatkan seluruh unsur, mulai dari pimpinan wilayah hingga perwakilan daerah.

Ketua Panitia Wilayah, Prof. Gagaring Pagalung, menyampaikan bahwa perencanaan telah dilakukan secara terstruktur. Milad tahun ini dianggap sangat penting karena menandai perjalanan panjang organisasi sejak masa pembentukannya hingga kini. Sebagai salah satu organisasi besar di Indonesia, Muhammadiyah terus berupaya menjaga kontribusi dalam berbagai bidang kehidupan.

Penentuan Lokasi Masih Dikaji

Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian adalah pemilihan lokasi acara utama. Panitia mempertimbangkan dua opsi, yaitu area lapangan terbuka atau gedung tertutup. Pilihan tersebut dipertimbangkan dari segi kapasitas, akses, dan kenyamanan peserta. Kondisi cuaca di Palopo yang memasuki musim hujan juga menjadi bahan evaluasi.

Panitia tidak ingin acara terganggu oleh faktor teknis. Karena itu, setiap unsur panitia diminta memeriksa kesiapan lokasi secara detail. Penataan panggung, jarak pandang peserta, hingga akses keluar-masuk menjadi bagian penting dalam penentuan lokasi.

Koordinasi Panitia Dilakukan Setiap Hari

Prof. Gagaring menjelaskan bahwa komunikasi antar panitia berjalan sangat intens. Setiap hasil keputusan segera disampaikan kepada panitia lokal melalui grup komunikasi yang telah dibuat. Langkah ini bertujuan agar setiap perubahan atau perkembangan dapat ditindaklanjuti secara cepat.

Panitia wilayah memegang peran koordinatif. Sementara itu, panitia lokal bertanggung jawab pada pelaksanaan teknis di lapangan. Struktur ini dibuat agar pembagian tugas lebih jelas, serta memudahkan pengawasan terhadap setiap kegiatan.

Gagaring juga berencana mengunjungi Palopo secara langsung untuk memastikan kesiapan lokasi. Tinjauan lapangan dianggap penting karena dapat memberi gambaran lebih akurat mengenai kebutuhan teknis yang belum terlihat dalam rapat.

Rangkaian Agenda Pendukung Disiapkan

Selain agenda utama milad, panitia turut menyusun beberapa kegiatan pendukung yang melibatkan organisasi otonom Muhammadiyah. Kegiatan ini dirancang untuk memberi kesempatan kepada generasi muda menunjukkan kontribusi mereka. IMM, IPM, NA, serta Pemuda Muhammadiyah dikabarkan akan menggelar perkemahan.

Rangkaian acara tersebut tidak hanya bersifat seremonial. Panitia ingin menghadirkan kegiatan yang menyentuh aspek sosial, edukatif, dan penguatan organisasi. Aktivitas lapangan seperti perkemahan dianggap mampu memperkuat solidaritas dan memperluas wawasan peserta.

Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan turnamen olahraga berupa Badminton Cup. Kompetisi ini rencananya digelar di Unismuh Makassar. Kegiatan olahraga dimaksudkan untuk membangun semangat kebersamaan serta memeriahkan suasana menjelang pelaksanaan milad.

Layanan Kesehatan Gratis dari Lazismu

Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) turut berkontribusi dalam kegiatan ini. Mereka berencana mengadakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis pada hari milad. Panitia masih melakukan pendataan jumlah tenaga medis, kelengkapan alat pemeriksaan, serta mekanisme alur pelayanan agar kegiatan dapat berjalan tertib.

Layanan kesehatan ini diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat Palopo dan sekitarnya. Selain memeriahkan milad, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi Muhammadiyah di bidang kesehatan dan pelayanan sosial.

Harapan Gagaring untuk Pelaksanaan Milad

Ketua panitia menyampaikan bahwa Milad ke-113 Muhammadiyah bukan hanya acara internal organisasi. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang syiar, memperlihatkan peran besar Muhammadiyah kepada masyarakat luas. Baik pelaku pendidikan, kesehatan, maupun penggerak kesejahteraan sosial mampu menunjukkan kontribusi yang telah diberikan.

Menurutnya, keberhasilan milad akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap peran Muhammadiyah. Semakin banyak warga merasakan manfaat, semakin kuat pula posisi organisasi dalam melakukan dakwah dan pemberdayaan.

Komitmen Panitia Demi Pelaksanaan yang Lancar

Panitia berkomitmen untuk terus bekerja hingga seluruh persiapan selesai. Berbagai kemungkinan teknis dievaluasi untuk memastikan acara berjalan lancar. Baik panitia wilayah maupun panitia lokal bertekad memberikan yang terbaik, agar Milad Muhammadiyah tingkat Sulawesi Selatan berlangsung meriah, tertib, dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta.

Dengan kerja kolektif, sinergi antarlembaga, serta dukungan masyarakat Palopo, Milad ke-113 Muhammadiyah diharapkan menjadi momentum penting untuk menggaungkan semangat memajukan kesejahteraan bangsa—sesuai tema nasional yang diangkat tahun ini.

Cek Juga Artikel Dari Platform otomotifmotorindo.org