revisednews.com Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, secara resmi membuka kegiatan Friendship Run UAE–Indonesia di Banda Aceh.
Acara ini diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta perwakilan dari Uni Emirat Arab (UEA).
Kegiatan tersebut menjadi simbol persahabatan antara dua negara dan bentuk nyata hubungan diplomatik yang semakin erat.
Perhelatan ini didukung penuh oleh Mubadala Energy, salah satu perusahaan energi terkemuka dari Uni Emirat Arab.
Dukungan tersebut menegaskan komitmen UEA dalam memperkuat hubungan ekonomi, sosial, dan budaya dengan Indonesia, khususnya dengan Provinsi Aceh.
Acara berlangsung meriah di kawasan Museum Tsunami Aceh, lokasi yang memiliki makna historis dan emosional bagi masyarakat Aceh.
Selain menjadi tempat start dan finish lari, museum ini juga menjadi simbol ketangguhan dan semangat bangkit masyarakat Aceh setelah bencana besar dua dekade silam.
Kehadiran Tokoh-Tokoh Penting
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tamu kehormatan dari berbagai negara.
Hadir di antaranya Duta Besar Kerajaan Bahrain untuk Indonesia, H.E. Ahmed Abdulla Alharmasi Alhajeri,
Presiden Direktur Mubadala Energy Indonesia Abdulla Bu Ali, serta perwakilan dari lembaga kemanusiaan internasional seperti UNOCHA Indonesia dan Brendan McDonald.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti, juga turut hadir dan memberikan dukungan terhadap kegiatan ini.
Dari pihak Pemerintah Aceh, Wakil Gubernur didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Aceh Akkar Arafat, serta beberapa kepala dinas dan pejabat daerah.
Hadir pula Wakil Wali Kota Banda Aceh dan para tamu undangan dari lembaga swasta maupun akademisi.
Kehadiran berbagai pihak ini memperkuat pesan bahwa kegiatan olahraga seperti lari dapat menjadi sarana diplomasi yang efektif.
Melalui acara ini, hubungan antarnegara bisa dibangun tidak hanya melalui pertemuan politik, tetapi juga lewat kegiatan sosial dan budaya yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Sambutan dan Pesan Wagub Aceh
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Fadhlullah menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini dengan baik.
Ia menegaskan bahwa Friendship Run bukan hanya sekadar ajang olahraga, tetapi juga wadah untuk mempererat hubungan antarbangsa.
“Atas nama Pemerintah Aceh, saya mengucapkan terima kasih kepada Uni Emirat Arab dan Mubadala Energy atas dukungan dan kepercayaannya,” ujar Fadhlullah.
Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan semangat kolaborasi dan persahabatan lintas budaya yang menjadi dasar penting hubungan bilateral kedua negara.
Ia juga menyebutkan bahwa Aceh siap membuka diri terhadap berbagai kegiatan internasional yang membawa nilai perdamaian, kolaborasi, dan kemanusiaan.
Pemerintah Aceh, kata dia, melihat momentum ini sebagai awal dari kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.
“Kegiatan seperti ini memperlihatkan bahwa olahraga bisa menjadi jembatan diplomasi dan perdamaian. Semoga semangat persahabatan ini terus tumbuh,” tambahnya.
Apresiasi terhadap Mubadala Energy
Fadhlullah juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Mubadala Energy atas komitmen investasinya di Aceh.
Menurutnya, kehadiran perusahaan tersebut telah membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Aceh dan memperkuat citra daerah sebagai wilayah yang ramah investasi.
“Kerja sama dengan Mubadala Energy sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan di Aceh. Kami berharap investasi ini terus berkembang dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkap Fadhlullah.
Ia berharap ke depan, hubungan Aceh dan Uni Emirat Arab tidak hanya terbatas pada sektor energi, tetapi juga mencakup pendidikan, kemanusiaan, dan pengembangan sumber daya manusia.
“Semoga Friendship Run ini menjadi fondasi awal dari kerja sama jangka panjang di berbagai bidang,” tutupnya.
Pernyataan Mubadala Energy: Aceh Mitra Strategis
Sementara itu, Presiden Direktur Mubadala Energy Indonesia, Abdulla Bu Ali, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah Aceh dan masyarakat Banda Aceh.
Ia menegaskan bahwa kegiatan Friendship Run merupakan simbol nyata dari sinergi dan persahabatan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab.
“Acara ini lebih dari sekadar olahraga. Ini adalah wujud nyata semangat kerja sama dan hubungan erat antara dua bangsa,” ujarnya.
Abdulla juga menegaskan bahwa Aceh merupakan wilayah strategis bagi Mubadala Energy dalam pengembangan proyek-proyek energi berkelanjutan.
Ia memastikan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus berinvestasi di Aceh dan berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat lokal.
“Kami percaya bahwa investasi bukan hanya tentang bisnis, tetapi juga tentang pembangunan manusia. Mubadala Energy akan terus melakukan kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat di Aceh,” jelas Abdulla.
Menurutnya, hubungan jangka panjang antara Mubadala Energy dan Aceh akan terus dikembangkan melalui pendekatan yang inklusif dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak. Mari kita terus melangkah maju bersama untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
Kunjungan ke Museum Tsunami
Usai acara lari, Wakil Gubernur Aceh bersama para tamu kehormatan mengunjungi Museum Tsunami Aceh.
Rombongan melihat langsung berbagai artefak bersejarah dan dokumentasi yang menggambarkan peristiwa tsunami yang melanda Aceh dua dekade silam.
Mereka juga menonton tayangan visual yang menceritakan perjuangan masyarakat Aceh bangkit dari bencana tersebut.
Kunjungan ini menjadi refleksi penting bagi semua pihak.
Bagi para tamu dari luar negeri, pengalaman tersebut memperlihatkan semangat ketahanan dan solidaritas masyarakat Aceh.
Bagi warga Aceh sendiri, kunjungan itu menjadi pengingat bahwa setiap kerja sama dan investasi yang datang harus selalu membawa manfaat bagi kemanusiaan dan pembangunan jangka panjang.
Makna Friendship Run bagi Aceh dan Dunia
Kegiatan Friendship Run UAE–Indonesia bukan hanya tentang olahraga, tetapi tentang diplomasi, kemanusiaan, dan kerja sama lintas negara.
Bagi Aceh, kegiatan ini menjadi simbol keterbukaan dan kesiapan untuk berkolaborasi dengan dunia.
Bagi Uni Emirat Arab, kegiatan ini memperkuat posisi mereka sebagai mitra strategis Indonesia dalam berbagai sektor pembangunan.
Acara ini menunjukkan bahwa hubungan antarnegara tidak harus terbatas pada meja perundingan.
Melalui kegiatan yang sederhana namun penuh makna seperti lari persahabatan, nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kerja sama dapat tumbuh lebih kuat.
Dengan semangat kebersamaan, Friendship Run UAE–Indonesia menjadi bukti bahwa diplomasi tidak hanya dilakukan dengan kata, tetapi juga dengan langkah yang menyatukan bangsa-bangsa menuju masa depan yang lebih damai dan sejahtera.

Cek Juga Artikel Dari Platform outfit.web.id
