Wagub Idah Syahidah Ikut Aksi Bersih Sungai dalam Peringatan Hari Bakti PU

Nasional

revisednews.com Pemerintah Provinsi Gorontalo memperingati Hari Bakti PU ke-80 dengan cara berbeda. Tidak hanya menggelar seremoni formal, pemerintah juga melaksanakan aksi lingkungan. Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, membuka pencanangan peringatan tersebut di halaman Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo di Limboto.

Acara tahun ini tidak berfokus pada upacara saja. Peserta langsung diarahkan terlibat dalam aksi bersih-bersih Sungai Bulota. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian pemerintah terhadap lingkungan dan pengelolaan sumber daya air.

Sungai Bulota Dipilih karena Kondisi Rawan

Sungai Bulota dipilih sebagai lokasi kegiatan karena statusnya cukup rawan. Aliran sungai tersebut sering memicu banjir di wilayah sekitar. Tumpukan sampah dan sedimentasi memperparah kondisi itu. Perbaikan aliran sungai menjadi langkah awal untuk mengurangi risiko banjir.

Langkah ini juga mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan. Sungai yang bersih membawa banyak manfaat, baik ekologis maupun sosial. Drainase yang lancar membantu mengurangi kerusakan infrastruktur saat musim hujan.

Partisipasi Langsung dari Wagub

Idah Syahidah tidak hanya memberikan sambutan. Ia turun langsung ke bantaran sungai bersama jajaran BWS Sulawesi II dan Dinas PUPR Provinsi Gorontalo. Mereka memungut sampah, mengumpulkan ranting, dan memastikan aliran sungai tidak tersumbat.

Kehadiran pimpinan daerah dalam aksi lapangan menambah semangat peserta. Banyak ASN antusias mengikuti kegiatan karena merasa didukung secara penuh oleh pimpinan wilayah.

Apresiasi untuk Insan PU

Dalam sambutannya, Wagub Idah memberikan apresiasi kepada insan Pekerjaan Umum. Ia memahami bahwa mereka bekerja dalam kondisi yang tidak selalu mudah. Medan yang berat, anggaran terbatas, serta kebutuhan masyarakat yang makin besar menjadi tantangan tersendiri.

Meski demikian, para pegawai PU tetap menjalankan tugasnya. Mereka mengerjakan pembangunan infrastruktur yang menjadi fondasi pelayanan publik. Dedikasi itu dinilai sangat penting untuk kemajuan daerah.

Aksi Bersih Sungai sebagai Bentuk Edukasi

Kegiatan pembersihan Sungai Bulota bukan hanya untuk mengurangi sampah. Kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai edukasi lingkungan. Pemerintah ingin masyarakat sadar bahwa kebersihan sungai bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga warga.

Sampah rumah tangga menjadi penyumbang terbesar kerusakan sungai. Jika masyarakat memahami hal ini, kerusakan dapat dikurangi. Kolaborasi antara pemerintah dan warga menjadi kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan.

Kolaborasi Banyak Pihak

Aksi bersih-bersih ini melibatkan berbagai unsur. ASN, pegawai BWS, hingga warga setempat ikut ambil bagian. Kolaborasi seperti ini memperlihatkan bahwa pelestarian lingkungan bisa dilakukan secara bersama.

Selain membersihkan sungai, tim juga melakukan pemetaan titik rawan. Informasi ini akan digunakan dalam program penanganan sungai berikutnya. Pemerintah ingin memastikan sungai tetap terawat setelah kegiatan berakhir.

Harapan Agar Lingkungan Lebih Terjaga

Wagub Idah berharap aksi bersih sungai dapat memberi dampak nyata bagi warga. Sungai yang bersih akan mengurangi risiko banjir. Lingkungan yang sehat juga menciptakan kualitas hidup lebih baik.

Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini harus dilakukan secara rutin. Aksi sesekali tidak cukup untuk mengatasi masalah banjir. Pemeliharaan sungai perlu konsistensi dan kesadaran semua pihak.

Komitmen Pemerintah pada Pelestarian Lingkungan

Pemerintah Provinsi Gorontalo menyatakan komitmennya terhadap pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Sungai memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Air yang bersih dan aliran yang lancar harus dijaga oleh semua elemen.

Pemerintah juga berencana meningkatkan koordinasi dengan BWS. Sinergi ini akan membantu menyusun program jangka panjang yang lebih efektif. Perbaikan sarana sungai akan dilanjutkan melalui kegiatan teknis di tingkat daerah.

Penutup: Sungai Bersih, Risiko Banjir Menurun

Aksi bersih Sungai Bulota menjadi bagian utama dari peringatan Hari Bakti PU di Gorontalo. Kegiatan ini membuktikan bahwa peringatan Hari Bakti PU bukan hanya kegiatan simbolik. Ada aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi warga.

Dengan komitmen bersama, sungai-sungai di Gorontalo dapat kembali bersih dan fungsional. Masyarakat diharapkan tetap menjaga lingkungan agar upaya pemerintah tidak sia-sia. Kerja kecil yang dilakukan bersama akan membawa dampak besar bagi generasi mendatang.

Cek Juga Artikel Dari Platform jelajahhijau.com